Pages

Total Viewer

PT. Central Sarana Pancing. Powered by Blogger.

Popular Posts

Bandeng Babon di Private pond, Tanjung Burung


Kenur 0.12 mm untuk taklukan babon bandeng
Mancing di air payau menjadi pilihan lain bagi para mania untuk dapat merasakan sensasi strike dan fight ikan bandeng, terlebih ikan yang akan kita pancing merupakan ikan hasil budidaya yang lama. Sehingga ikan bandeng yang didapat peling kecil berukuran 1.5 kg.
                Mancing Mania (MM) berkesempatan untuk menjajal mancing di kolam private yang ada di Tanjung Burung. Kenapa disebut private? Karena tidak semua pemancing bisa merasakan ganasnya betotan bandeng babon.
Bagi kalangan penggemar mancing ikan banding, tentunya tidak asing lagi jika ada kolam baru yang akan dibuka konon memiliki isi ikan bandeng yang besar. Kita harus lebih dekat dengan pemilik kapal penyebrangan, agar nantinya kita akan masuk dalam lingkup yang istimewa.
Istimewa disini dalam arti, sertiap ada kolam yang akan buka dan memiliki ikan banding dengan ukuran jumbo, kita akan langsung dihubungi untuk menjajal kolam private tersebut.
Namun mancing di private pond bukan tanpa kendala. Kita harus kuat akan panas, maklum terkadang kolam satu dengan lainnya berbeda. Ada yang memiliki saung, ada juga yang tidak. Namun kebanyakan tidak beratap atau memiliki saung.
Kebanyakan system pembayaran ketika mincing banding ialah kiloan, dimana ikan yang kita dapat wajib ditimbang dahulu untuk mengetahui jumlah tangkapan yang diperoleh barulah membayar. Di private pond ikan banding harga sedikit tinggi, perbedaan mulai dari Rp 5 hingga 10 ribu perkilogram.
Tanpa ada aba-aba kami langsung melempar umpan pelet merah ke kolam. Hadi, Pras dan MM mulai adu strategi, maklum yang kalah akan kena hukuman push up sebanyak 15 kali.
Strike pertama berhasil didapatkan MM, dengan tarikan yang kuat ikan bandeng terus melawan. Kami bertiga pun hanya menggunakan kenus 0.12 mm untuk dapat menaklukan babon ikan bandeng. Bandeng berbobot 1.8 kg berhasil MM naikan.
Selanjutnya giliran Hadi yang berhasil strike, dengan semangat 45 Hadi menggeber handle ril. Bandeng akhirnya berhasil ditaklukan. Sedikit agak lama untuk dapat menanti strike hingga akhirnya kami bertiga pindah ke lokasi yang agak dalam kolamnya.
Disitulah kami mulai panen ikan babon bandeng. Bahkan Pras mesti menunda untuk bisa foto dengan ikan tangkapan, dua kali berturut-turut ikan tangkapan pras berhasil meloloskan diri. Hingga hasil ketiga barulah Pras bias berfoto dengan ikan tangkapannya.

Menjelang sore hari kami akhiri mancing ikan babon bandeng, sungguh pengalaman yang luar biasa untuk dapat merasakan sensasi strike dan fight dengan ikan babon banding. ndi

0 komentar:

Post a comment