Pages

Total Viewer

PT. Central Sarana Pancing. Powered by Blogger.

Popular Posts

Sensasi Mancing Di Kolam Monster Akame, Bali


Ibarat pepatah sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui. Itulah yang bisa digambarkan kisah mancing kami saat berkunjung ke Bali. Berawal dari urusan pekerjaan atau bisnis, akhirnya bisa menyempatkan mancing bersama di kolam monster Akame, Bali.
Pengalaman yang tak terlupakan pada saat itu, yaitu pengalaman mancing di kolam monster Akame, Bali. Sebenarnya tidak ada rencana yang matang untuk mancing di Bali, karena tujuan utama ke Bali saat itu adalah semata-mata urusan kerja dan bisnis.
Saat bertemu dan ngobrol ngalor ngidul dengan teman-teman yang hobinya sama yaitu mancing, ternyata beberapa teman juga mempunyai rencana yang sama yaitu akan ke Bali untuk urusan bisnis. akhirnya tercetus untuk menyamakan jadwal keberangkatan ke Bali dan menyempatkan memancing disanai.
Saya, bersama ketiga teman saya yang kebetulan tergabung dalam komunitas mancing Sejati FC yaitu Hadi, Heri dan Feri akhirnya berangkat ke bali selama 3 hari (jumat-minggu).
Di hari jumat kami gunakan untuk melakukan urusan bisnis dan pekerjaan masing-masing, sedangkan sabtu disepakati untuk mancing bersama-sama di salah satu kolam pemancingan AKAME di daerah Benoa, Bali.
Sabtu yang dinanti-nanti akhirnya tiba, kami pun antusias untuk pagi-pagi berangkat menuju kolam AKAME, setelah sampai disana kamipun langsung menyiapkan piranti.
Saat itu target kami adalah memancing di kolam monster. Disana terdapat 2 kolam monster, yang pertama adalah kolam monster yang berisi ikan-ikan bandeng besar yang ukurannya paling kecil 2 kg dan yang terbesar mencapai sekitar 12kg.
Sedangkan kolam monster yang lainnya adalah kolam barramundi atau Kakap Putih yang ukuran ikannya di atas 5 kg. Sistem kedua kolam monster ini adalah catch and release.
Untuk awal, kami berempat mencoba memancing di kolam monster yang berisi bandeng ukuran besar, saat itu kami gunakan umpan pelet yang telah disediakan oleh pengelola kolam.
Baru pertama kali lempar umpan, langsung disambar... wow...strikeee...!!! tarikan dan sensasi ikan bandeng besar ini memang luar biasa apalagi saat itu kami menunggunakan piranti light tackle sekitar 10-16lbs.
 
Luar biasa... semuanya berteriak histeris karena saat kami di Jakarta belum pernah merasakan sensasi tarikan bandeng sebesar ini. Setelah kami puas merasakan strike dan fight di kolam monster ikan bandeng, kami putuskan untuk berpindah ke kolam monster yang lain yaitu kolam barramundi.
Di kolam ini kami semua melakukan tehnik casting, baik casting menggunakan spinning maupun baitcasting dengan menggunakan lure/minnow, saat itu kami gunakan produk Yozuri seperti L-Minnow, Duel Hardcore, dan lain-lain yang type sinking.
Amazing...!!! itulah yang bisa kami katakan pada saat strike dan menghajar perlawanan ikan barramundi yang sizenya mencapai 8-10kgan. Beberapa minnow yang kami gunakan terpaksa “nyajen” akibat keganasan ikan ini, akan teetapi kami sangat puas karena frekuensi strike yang kami dapat sangat banyak dan size serta perlawanan ikannya sangat sensional, bombastis dan spektakuler.
 
 
Memasuki sore hari, kami putuskan untuk pulang dan kembali ke penginapan di daerah kuta dan beristirahat agar stamina pulih kembali saat esok harus kembali ke jakarta. Pengalaman yang luar biasa memancing di kolam Akame, Bali.

Mancing Di Kampung Sungai Niri, Kab Bekasi




Di masa musim kemarau pada penghujung bulan September 2014, beberapa spot  di lingkungan Bekasi selalu ramai dikunjungi olehRekan-rekan mania untuk berburu satwa air yang satu ini. Di belahan Utara Kabupaten Bekasi banyak hamparan lokasi mancing  yang selalu ramai dikunjungi oleh para pemancing (anglers) dari Jakarta, Tangerang, Bogor, dari kota Depok, maupun dari Bekasi. Secara geografis letak spot memancing di Kampung Sungai (Sunge, bahasa lokal) Niri berdekatan dengan wilayah Kota Jakarta Utara, di penghujung bagian Timur. Tepatnya di Desa Segara Jaya, Kecamatan Taruma jaya, Kabupaten Bekasi. Di wilayah Utara kecamatan ini, bartebaran hamparan yang membudidayakan udang maupun bandeng, di areal ini sangat terpengaruh dengan pasang naik atau pasang surut air laut, sehingga saat air laut pasang naik, banyak ikan-ikan laut yang masuk kedalam tambak yang tidak membahayakan bagi ikan budidaya, ikan pendatang tersebut  di antaranya;  ikan sriding, ikan lundu, petek. Sedangkan ikan-ikan predator (pemangsa) seperti ;kakap putih, ketang-ketang, ikan mujair, dan banyak lagi ikan-ikan yang kadang kita tidak tahu namanya.
Untuk menuju ke lokasi mancing tidaklah sulit, bagi para mania baru yang ingin mencoba berburu ke spot ini, sebagai patokan kita melaju saja menuju ke PLTGU Muara Tawar, kemudian parkirkan kendaraan bermotor Anda di Pelabuhan Pelayaran Rakyat / Pelabuhan Nelayan merangkap Pelelangan Ikan Pal Jaya yang bersebelahan dengan crematorium Nirwana. Di tempat ini kita sudah dapat memilih tambak mana yang akan kita pancing. Di belakang crematorium atau menyewa perahu penyeberangan untuk dicarikan atau didrop oleh pemilik perahu tambang (antar-jemput) di tambak yang banyak ikannya dengan ongkos relative murah
Mancing di tambak Marudin
            Penulis sering kali diajak untuk pemandu bagi Rekan-rekan yang belum pernah merasakan sensasi mancing di kolam-kolam tepi laut, bagaimana tarikannya, bagaimana pola makannya, ikan apa saja yang menghuni tambak tersebut, dan banyak lagi pertanyaan olehRekan-rekan yang belum mencoba sensasi tarikan bandeng maupun sambaran ikan mujair sebesar telapak tangan orang dewasa. Apabila kita memakai joran tegeg, bisa dipastikan kenur Anda akan berdesis, karena liarnya perlawanan ikan mujair atau ikan bandeng. 



Mancing di tambakMarudin
            Penulis seringkali diajak untuk pemandu bagi Rekan-rekan yang belum pernah merasakan sensasi mancing di kolam-kolam tepi laut, bagaimana tarikannya, bagaimana pola makannya, ikan apa saja yang menghuni tambak tersebut, dan banyak lagi pertanyaan oleh Rekan-rekan yang belum mencoba sensasi tarikan bandeng maupun sambaran ikan mujair sebesar telapak tangan orang dewasa. Apabila kita memakai joran tegeg, bisa dipastikan kenur Anda akan berdesis, karena liarnya perlawanan ikan mujair atau ikan bandeng. Di tambak Pak Marudin dibudidayakan bandeng, namun di tambak tersebut banyak sang predator berupa ikan mujair, bahkan udang. Sehingga apabila kita akan mancing di sana dan di tempat siapapun disarankan kita “kulanuwun” (Jawa) terlebih dulu. Apakah kolam ini boleh dipancing atau tidak, seandainya boleh dipancing, berapa kontribusi yang harus kami berikan,dan sebagainya Di tambak Pak Marudin dibudidayakan bandeng, namun di tambak tersebut banyak sang predator berupa ikan mujair, bahkan udang. Sehingga apabila kita akan mancing di sana dan di tempat siapapun disarankan kita “kula nuwun” (Jawa) terlebih dulu. Apakah kolam ini boleh dipancing atau tidak, seandainya boleh dipancing, berapa kontribusi yang harus kami berikan,dan sebagainya Untuk memancing di bilangan Bekasi,khususnya di areal pertambakan, jangan lupa kita memakai baju lengan panjang atau jaket, membawa/memakai topi yang agak lebar, bila perlu kita membawa payung berikut alat bantu untuk menancapkan  di galengan/pematang agar kita tak kepanasan.
 
Rekan mania ingin mencoba spot di sana? Soal umpan kita cukup membawa cacing susu atau cacing laut yang berkaki, pellet atau roti kering yang diseduh air panas apabila tambak tersebut dibudidayakan bandeng, sehingga mujair terbiasa ikut menikmati roti bersama sang bandeng saat makan. Masyarakat di sana senantiasa cukup “welcome” dengan kedatangan kita. Selamat berwisata mancing sebelum musim penghujan.SubagyoSlamet